Regional Walikota Tegal Dedy Yon Bicara Soal Penataan Beberapa Kawasan

Walikota Tegal Dedy Yon Bicara Soal Penataan Beberapa Kawasan

115
BERBAGI
Advertisement

Berita Merdeka – Beberapa kawasan di Kota Tegal menjadi pembahasan serius seperti diantaranya penataan kawasan Stasiun Kota Tegal dalam sebuah pembicaraan antara Pemkot Tegal dengan PT. KAI Daop 4 Semarang yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat daerah Kota Tegal, Jumat, 1 Juli 2022.

Pada pertemuan tersebut, Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM mengatakan kawasan stasiun Kota Tegal khususnya Jl. Kol Sudiarto, saat sekarang masih belum optimal mengubah wajah kawasan tersebut menuju wajah kawasan yang lebih baik.

“Jantung kota dan wajah kota sejajar satu lingkungan dan dominan di stasiun sudah dianggap sebagai ruang publik utama dan sebagai barometer kota. Alhamdulillah kawasan tersebut sebagian sudah tertata. Namun di sebelah timur perlu penataan,” ungkap Dedy Yon.

Advertisement

Wali Kota juga berharap pada PT KAI untuk menata kawasan Stasiun, dengan membangunkan gedung untuk memanfaatkan lahan yang ada semaksimal mungkin.

“Bila perlu stasiun dibangun tiga lantai. Kalau bisa pasar malam dibangun dengan seperti pusat grosir tiga lantai. Di stasiun dibuat kanopi balkon untuk jualan di atas dan bawah untuk parkir,” harapnya.

Penataan Jl. Kol Sudiarto pun diminta untuk segera dilaksanakan. Sementara parkir stasiun yang sudah ada agar dapat dipindah ke Utara dengan luas 6.800 meter persegi yang juga akan digunakan sebagai lahan parkir dengan daya tampung 160 bus pariwisata.

Dengan pindahnya lahan parkir seluas 600 meter persegi ke yang lebih luas, Wali Kota menyebut hal itu sebagai sebuah solusi. Sementara lahan parkir depan stasiun akan dijadikan jalan biasa lurus dari Jl. Kol Sudiarto sepanjang kurang lebih 1,1 km kearah Pantura.

Pada kesempatan itu, Plt. Executive Vice President Daerah Operasi 4 Semarang, Wisnu Pramudyo, mengatakan mendukung penataan kawasan stasiun Tegal dan sekitarnya, termasuk Taman Pancasila, Pasar Malam dan Jalan Kol. Sudiarto.

Terkait perencanaan yang disampaikan Walikota Tegal, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Tegal.

“Stasiun kemarin sudah didesain dan harus diusulkan karena biaya sangat besar diluar kapasitas Daop 4 dengan skema investasi,” kata Wisnu yang juga menyebut akan menjadwalkan ulang peresmian bersama Taman Pancasila antara PT KAI dengan Pemkot Tegal.

Wisnu juga meminta Pemkot untuk mendorong perencanaan untuk disampaikan ke Direktur PT KAI.

Terkait pemanfaatan Gedung Birao, Wisnu menyebutkan gedung tersebut dikelola oleh anak perusahaan PT KAI yang nantinya dimanfaatkan untuk kerjasama dengan umum, pelaksanaan event maupun perorangan.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati warisan budaya. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik dan dikomunikasikan untuk tujuan bersama. Sama-sama milik negara dan diperuntukkan untuk umum dan masyarakat sehingga diharapkan dapat diselesaikan dengan baik pula,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto mengatakan desain rencana penataan Jl. Panggung Timur dan Jl. Kol Sudiarto sudah ada. Tahun 2022 sudah ada anggaran dan bulan Juli ini sudah proses tender.

“Penataan Jl. Kol Sudiarto lurus depan stasiun dan Jl. Semeru kita akan laksanakan,” ungkap Sugiyanto.

Pertemuan itu dihadiri selain Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono didampingi Sekda Kota Tegal Johardi dan Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkot Tegal, juga dari pihak PT KAI Daop 4 Semarang hadir Plt. Executive Vice President Daerah Operasi 4 Semarang, Wisnu Pramudyo,
Deputi Executive Vice President Daerah Operasi 4 Semarang, Setyo Rini, Senior Manager Pengamanan Daerah Operasi 4 Semarang, Kolonel Mar Tommy Philipus TP., Senior Manager Penjagaan Aset Daerah Operasi 4 Semarang, Moh. Arif Nurul Falah,Manager Komersialisasi Non Angkutan, Saepudin Nugroho, Manager Hukum, Eka Liya Setiyaningrum, Manager Hubungan Masyarakat Daerah, Krisbiyantoro, dan Manager Sumber Daya Manusia dan Umum, Agus Junaedi.*