Sejarah Nusantara Presiden Timor Leste Berharap Bisa Masuk ASEAN Saat Indonesia Jadi Ketua

Presiden Timor Leste Berharap Bisa Masuk ASEAN Saat Indonesia Jadi Ketua

102
BERBAGI
Advertisement

Berita Merdeka – Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta, berharap bisa bergabung dengan ASEAN saat Indonesia menjadi ketua organisasi ini pada 2023 mendatang.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Ramos-Horta saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, pada Selasa 19 Juli 2022.

“Kami berharap (Timor Leste) bisa bergabung dengan ASEAN selama kepemimpinan Indonesia,” ujar Ramos Horta saat konferensi pers bersama secara virtual via YouTube Sekretariat Presiden.

Advertisement

Pada 2023 mendatang, Indonesia akan menjadi ketua ASEAN. Berkenaan dengan ini, Ramos menyampaikan kebahagiaan karena RI tetap berkomitmen mendukung Timor Leste untuk menjadi anggota blok itu.

“Saya sangat senang Indonesia tetap berkomitmen terhadap keanggotaan Timor Leste di ASEAN. Sangat normal [Timor Leste] menjadi bagian ASEAN,” kata Ramos lagi.

Meski demikian, Ramos mengaku masih banyak persyaratan yang harus mereka penuhi untuk menjadi anggota. Misalnya, memfungsikan kembali ekonomi dan demokrasi.

Timor Leste telah mengajukan diri menjadi anggota ASEAN sejak 2011 lalu. Indonesia mendukung penuh upaya ini.

Pada 2020 lalu, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan bahwa tiga tim pencari fakta akan mengunjungi dan menilai Timor Leste untuk menjadi anggota ASEAN.

Ketiga tim tersebut menilai bidang politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.

Terlepas soal upaya Timor Leste menjadi anggota, pertemuan Ramos Horta dan Jokowi juga membahas sejumlah kerja sama.

Kerja sama yang dibahas tersebut mulai dari pertanian, pergerakan lintas batas, hingga perdagangan.

Menyoal perdagangan, Jokowi mengatakan kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang ini.

“Dengan melihat tren hubungan perkembangan hubungan perdagangan yang terus positif, saya yakin perdagangan kedua negara bisa terus ditingkatkan,” kata Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi dan Ramos sepakat untuk memperkuat konektivitas di darat dan laut.

Untuk jalur darat, orang nomor satu di Indonesia itu berharap rute trayek bus Dili-Kupang dapat segera dilakukan.

Adapun, untuk jalur laut Jokowi mengutarakan pentingnya rute Kupang-Dili- Darwin.

Selain itu, Indonesia dan Timor Leste sepakat memperkuat pembangunan perbatasan.

“Saya harap pembangunan PLTN Napan dapat selesai tahun ini, dan saya juga mendorong joint border community dapat dilakukan kembali,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan RI untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor Leste di bidang infrastruktur.***