Regional Ketua KPU Kota Tegal : Kalau Keberatan Sampaikan by Data Bukan Asumsi

Ketua KPU Kota Tegal : Kalau Keberatan Sampaikan by Data Bukan Asumsi

399
BERBAGI
Ketua KPU Kota Tegal, Elvi Yuniarni dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Selasa, 27 Februari 2024.
Advertisement

Berita Merdeka – Ketua KPU Kota Tegal menyampaikan bahwa para saksi TPS dalam Pemilu 2024 di Kota Tegal yang keberatan dari hasil rekapitulasi tingkat kota, untuk menyampaikan berdasarkan data bukan asumsi.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Tegal, Elvi Yuniarni saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2024 tingkat Kota yang dihadiri Walikota Tegal bersama Forkopimda di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Selasa, 27 Februari 2024.

Menurutnya, penyampaian keberatan para saksi TPS Pemilu 2024 Kota Tegal disampaikan by data bukan asumtif karena hal itu nantinya dapat disinkronkan.

Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE.,MM
Advertisement

“Jadi keberatan harus berdasarkan data, bukan asumsi,” ujar Ketua KPU Kota Tegal, Elvi Yuniarni.

Diketahui berdasarkan hasil penghitungan suara Pemilu 2024 di Kota Tegal, tercatat belum tercapainya target prosentase pemilih yang diharapkan pemerintah bersama KPU Kota Tegal sebesar 80 persen.

Namun demikian, dibandingkan pada pemilu 2019 sebelumnya di Kota Tegal, terdapat kenaikan 1,15 persen dari 77,84 persen menjadi 78,9% dengan rincian pemilih sebagai berikut.

Terdapat 168.086 pemilih yang menggunakan hak pilihnya dari jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang berjumlah 212.800 pemilih di Kota Tegal yang terdiri dari 106.317 laki-laki dan 106.317 perempuan.

Jumlah 168.086 yang menggunakan hak pilih atau hak suaranya berdasar DPT, terdiri dari 164.444 pemilih, 2.423 pemilih DPTb atau Daftar Pemilih Tambahan serta 1.219 pemilih DPK atau Daftar Pemilih Khusus.

Sementara ditingkat kecamatan, dinamika partisipasi masyarakat di Pemilu 2024 terpantau dalam penghitungan suara disemua kecamatan se-Kota Tegal seperti di kecamatan Tegal Selatan di tahun 2019 sebesar 80,98% naik menjadi 82,80 persen.

Untuk Margadana dari 62,85 persen meningkat jadi 67,58%, Tegal Barat mengalami penurunan partisipasi pemilih pada tahun 2019 sebesar 83,34% turun menjadi 80,92 persen dan terakhir Kecamatan Tegal Timur dari 82,26 persen menjadi 82,47 persen.

Dengan demikian, jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya di Kota Tegal menunjukkan adanya peningkatan partisipasi 1,15% sebesar 78,9 persen dibandingkan pada Pemilu 2019 yang capainya diangka 77,84 persen.

Menurut Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, SE., MM yang didampingi Sekda Kota Tegal, drg. Agus Dwi Sulistyantono, MM mengatakan meski secara umum ada peningkatan tingkat partisipasi pemilih namun dikatakannya belum signifikan.

Bakal Calon Walikota Tegal Itu Bernama Faruq Ibnul Haqi, Siapa Dia?

Sebab Pemerintah dan KPU Kota Tegal menargetkan tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 diangka 80 persen. Namun begitu pihaknya mengapresiasi semua pihak yang secara bersama-sama bekerja keras untuk terselenggaranya Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan kondusif. (Anis Yahya/ sumber rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilu 2024 di Kota Tegal)