Hukum dan Kriminal Kapolda Jateng : Penegakan Hukum Tidak Boleh dengan Cara Melanggar Hukum.

Kapolda Jateng : Penegakan Hukum Tidak Boleh dengan Cara Melanggar Hukum.

133
BERBAGI
Kapolda Jawa Tengah
Advertisement

Berita Merdeka – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng) Irjen. Pol. Ahmad Luthfi mengatakan penegakan hukum di Jawa Tengah harus dilaksanakan dengan tegas dan tepat.

Di sisi lain, penegakan hukum tidak boleh dilakukan dengan cara yang melanggar hukum.

Menurut Irjen. Pol. Ahmad Luthfi penegakan hukum yang tegas akan memberikan dampak bagi penjahat untuk tidak berbuat macam-macam di Jawa Tengah.

Advertisement

“Bila kinerja polri khususnya fungsi reserse cepat dan segera ungkap, maka calon pelaku kejahatan akan berpikir seribu kali untuk melakukan aksinya,” jelas Kapolda saat memberikan arahan pada apel pagi di halaman Mapolda Jateng, pada Senin 1 Agustus 2022.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menjelaskan, fungsi reserse harus dapat menjadi genderuwo (hantu) bagi para penjahat.

Hal ini dapat terjadi bila penegakan hukum dilakukan secara cepat dan tegas.

“Kejar dan tangkap pelaku kejahatan sampai di mana saja. Ada bukti permulaan yang cukup, segera tahan dan periksa. Namun jangan hanya tangkap, yang terpenting adalah ungkap (kasus kejahatan),” jelas Kapolda.

Meski begitu, Kapolda menggarisbawahi bahwa penegakan hukum tidak boleh dengan cara melanggar hukum.

Penegakan hukum bersifat prosedural namun harus diterapkan secara tegas.

“Meski langit runtuh, hukum harus tetap ditegakkan. Maka dari itu, penegakan hukum harus tegas tapi tidak dengan cara melanggar hukum,” tegasnya.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi memberikan apresiasi pada jajaran atas terungkapnya sejumlah kasus yang menjadi atensi publik.

Cepatnya pengungkapan kasus ini,kata dia, patut diapresiasi karena sedikit banyak dapat menjawab keresahan publik terhadap penanganan kasus-kasus besar yang terjadi di wilayahnya.

Terhadap penerapan ETLE sebagai sarana penegakan hukum lewat pemanfaatan teknologi oleh jajaran lalu lintas, Kapolda memberikan apresiasi karena telah terlaksana secara baik di Jateng.

“Penerapan ETLE ini amat bermanfaat, karena tidak hanya mengurangi kontak langsung petugas dengan pelanggar lalu lintas, namun didukung oleh bukti-bukti pelanggaran yang terekam lewat sarana teknologi.

Atas penerapan ETLE yang sudah berjalan baik di Jateng ini, saya memberikan apresiasi,” ujar Irjen. Pol. Ahmad Luthfi.***