Seni dan Budaya Sajak Sebatang Lisong, Pemantik Inspirasi Kebangkitan Dewan Kesenian Kota Tegal?

Sajak Sebatang Lisong, Pemantik Inspirasi Kebangkitan Dewan Kesenian Kota Tegal?

96
BERBAGI
Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal periode 2024 - 2027, Suriali Andi Kustomo
Advertisement

Berita Merdeka – Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal yang baru saja dilantik, Suriali Andi Kustomo dalam menutup sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Kota Tegal membawakan beberapa bait puisi karya WS Rendra berjudul Sajak Sebatang Lisong, di Pendopo Ki Gede Sebayu komplek Pemkot Tegal, Senin 18 Maret 2024.

Sajak Sebatang Lisong dibawakan Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal Suriali Andi Kustomo bak dua mata uang yang dipersembahkan didepan para pengampu kebijakan kota terutama terkait penganggaran keberlangsungan lembaga tersebut.

Pembacaan epilog dengan puisi WS Rendra Sajak Sebatang Lisong pada acara Pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Kota Tegal yang diperdengarkan Walikota Tegal beserta beberapa forkopimda terkait, dapat berimplikasi berkembangnya konsekuensi. Mengingat dinamika pemerintahan kota yang sering berganti warna atau karakter.

Ketua DPRD Kota Tegal, KRT. Kusnendro, ST bersama Ketua DKT lama Yono Daryono dan Suriali Andi Kustomo
Advertisement

Puisi Sajak Sebatang Lisong, sebuah karya sastra yang lahir ditengah kecongkakan kekuasaan dalam mengangkangi obyek kekuasaan dan sajak Rendra tersebut mengkritik sistem pemerintahan yang saat itu tidak mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat dibidang pendidikan dan penyediaan pekerjaan.

Keberanian Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal Suriali Andi Kustomo patut diacungi jempol dengan sebuah “deklarasi” bahwa Dewan Kesenian tetap berpegang pada prinsipnya sebagai penjaga peradaban.

Apalagi Suriali Andi Kustomo secara gamblang mempunyai rencana kalau pihaknya siap keluar sarang sebagai upaya membangun peradaban hadir di ruang-ruang publik bukan sekedar menghibur tapi juga memberi nilai-nilai positif dan hal itu membutuhkan operational cost yang tidak kecil.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE, MM serah terimakan kepemimpinan DKT kepada Suriali Andi Kustomo0

“Perlu lebih banyak pemerintah daerah kota maupun kabupaten untuk investasi di bidang kesenian. Karena selama ini kesannya anggaran kesenian terutama yang diberikan kepada dewan kesenian dari tahun ke tahun hampir sama. Dan itu menjadi satu anggaran “kutukan” untuk beberapa dewan kesenian,” ujar Suriali Andi Kustomo dalam kata sambutannya.

Menurut dia, pihaknya juga sudah sempat menjelaskan tentang untung rugi pemerintah berinvestasi di bidang kesenian.

“Tahun 2024 – 2027, dewan kesenian akan keluar dari sarangnya. Artinya tidak hanya melakukan aktifitas di gedung-gedung tertutup atau di Taman Budaya,tapi akan ke publik bahkan ke tingkat kelurahan,” katanya.

Prediksinya dalam 3 tahun mendatang masih menurut Suriali Andi Kustomo, untuk mewujudkan Tegal menjadi Kota Kesenian, salah satunya dengan catatan Dewan Kesenian Kota Tegal terlepas dari belenggu “kutukan” anggaran yang selama ini besarannya stagnan.

“Makanya ketika tadi pak Atmo (Atmo Tan Sidik, Budayawan) berdoa, saya sangat bersyukur karena diharapkan anggaran dewan kesenian dapat meningkat,” tutur Suriali Andi Kustomo.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono cukup merespon untuk melepaskan “kutukan” anggaran bagi Dewan Kesenian Kota Tegal dengan memerintahkan dinas terkait meningkatkan anggaran bagi lembaga kesenian mitra pemerintah tersebut.

Penaampilan Ida Fitri dalam baca puisi

Dedy Yon yang dalam waktu dekat akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Walikota Tegal, menyampaikan pada Sekda untuk memperindah Gedung Kesenian atau Gedung Taman Budaya Tegal dengan lebih pada nilai artistik karena selama ini gesung TBT terkesan angker. Selain itu ia juga memastikan membebaskan “kutukan” anggaran yang selama ini kisaran Rp200 juta menjadi Rp400 juta tahun anggaran.

“Memang kemarin anggarannya dua ratus (juta) kita tingkatkan empat ratus, mohon kegiatannya ditingkatkan. Pak Sekda kalau pengin tau, anggaran dewan kesenian se-jawa tengah, rata-rata 400 sampai 800 (juta),” tegas Dedy Yon.

Acara Pelantikan 26 Pengurus Dewan Kesenian Kota Tegal dihadiri selain Walikota Tegal, juga hadir Ketua DPRD Kota Tegal, KRT Kusnendro, ST, Sekda Kota Tegal drg. Agus Dwi Sulistyantono, MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, M Ismail Fahmi, OPD Pemkot Tegal, Ketua DKT lama Yono Daryono, Budayawan Atmo Tan Sidik dan para seniman dan budayawan serta para pendidik se-Kota Tegal.

Pelantikan juga dihadiri para ketua dan pengurus Dewan Kesenian dari berbagai daerah seperti Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang dan Kabupaten Batang. (Anis Yahya)