Regional KRT Sugono Anggota DPRD Kab Tegal Ingatkan Pemudik untuk Waspadai Jalanan Rusak

KRT Sugono Anggota DPRD Kab Tegal Ingatkan Pemudik untuk Waspadai Jalanan Rusak

103
BERBAGI
Reses Masa Persidangan II Anggota DPRD Kab Tegal, KRT Sugono Adinegoro dihadiri warga di wilayah Margasari belum lama ini.
Advertisement

Berita Merdeka – Anggota DPRD Kabupaten Tegal, KRT Sugono ingatkan para Pemudik yang bakal melintas ke wilayah Kabupaten Tegal untuk waspada karena terdapat beberapa ruas jalan dalam kondisi rusak.

Terutama dijalur alternatif ruas jalan Margasari – Jatibarang yang saat ini kondisinya cukup parah. Warga juga meminta agar ruas jalan tersebut segera diperbaiki.

Aspirasi itu banyak terakomodir dalam Reses Masa Persidangan II Anggota DPRD Kabupaten Tegal, KRT Sugono yang juga sebagai Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal di wilayah Kecamatan Margasari.

Advertisement

“Harus secepatnya diperbaiki. Karena saat mudik Lebaran, jalan akan padat. Jika jalannya rusak, maka rawan kecelakaan,” kata seorang warga Margasari, Taslim (50) saat menyampaikan aspiraainya pada Reses Anggota DPRD Kabupaten Tegal, KRT Sugono, belum lama ini.

Taslim yang kesehariannya berdagang juga berkepentingan dengan jalan itu, karena tiap hari harus melewati jalan tersebut. Jika jalan bagus, maka transportasi juga lancar.

“Kami minta segera diperbaiki, jika tidak maka khawatir akan banyak kecelakaan,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, KRT Sugono menyampaikan bahwa ruas Jalan Margasari-Jatibarang merupakan kewenangan Pemprov Jateng.

Namun demikian, pihaknya akan mendorong Pemkab Tegal untuk menyampaikan aspirasi warga itu ke Pemprov Jateng.

“Kami juga mendapatkan keluhan tentang jalan kabupaten yang rusak baik di wilayah Margasari maupun Pagerbarang,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

KRT Sugono yang juga menjabat Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal itu banyak mendapatkan aspirasi dari masyarakat Margasari, diantaranya perbaikan lapangan sepakbola Margasari, dan lampu penerangan lapangan.

Selain itu, beberapa anak muda juga mengharapkan adanya bantuan modal untuk mengembangkan kreasi serta usaha.

“Di Pagerbarang, warga minta adanya penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembuatan jembatan penghubung antar pedukuhan yakni Desa Pagerbarang dengan Pagerbarang Dukuh,” pungkasnya. (adv)