Profil GM Sales Indaco Paint, Suharto Tjandra Kusuma dari Muallaf hingga Refreshing ke...

GM Sales Indaco Paint, Suharto Tjandra Kusuma dari Muallaf hingga Refreshing ke Turki

427
BERBAGI
Advertisement

Berita Merdeka – Perjalanan rombongan para penjual produk perusahaan Indaco Warna Dunia dalam agenda study banding & tour bagi toko-toko digelar dengan mengunjungi negara Turki sebagai negara tujuan. Selain Turki mereka juga menyambangi Dubai dalam perjalanan pulangnya ke tanah air.

Pemberian study banding & tour tersebut diberikan kepada para pelanggan atau toko tentunya sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada mereka yang telah berupaya dalam mendistribusikan dan memasarkan produk perusahaan sesuai target pemasaran.

General Manager Sales PT. Indaco Warna Dunia, Suharto Tjandra Kusuma dalam agenda study banding & tour di Turki.

Bahwa apresiasi itu direalisasikan dengan mengajak mereka yang sukses dalam memasarkan produknya dengan refreshing jalan-jalan ke luar negri dengan negara yang dituju adalah Turki.

Advertisement

General Manager Sales PT. Indaco Warna Dunia, Suharto Tjandra Kusuma menyebutkan bahwa kegiatan study banding & tour dilaksanakan sebagai bentuk sinerjitas antara perusahaan yang menghasilkan produk dengan para toko-toko sebagai garis depan pemasaran produknya.

Suharto Tjandra Kusuma saat cium rambut Rosulullah di Turki

“Ya kita ajak mereka dengan agenda study banding dan tour jalan-jalan ke luar negri dengan mengunjungi beberapa toko bangunan , sebagai bentuk rasa terima kasih perusahaan kepada mereka yang telah berjuang dalam pemasaran,” ujar Suharto kepada Berita Merdeka, Kamis, 13 Oktober 2022.

Menurut Yayang panggilan kecil Suharto Tjandra Kusuma yang asli kelahiran Kota Tegal itu bahwa mereka diberikan insentif itu lantaran banyaknya produk-produk Indaco yang mereka perkenalkan pada masyarakat hingga nama perusahaannya cukup punya nama baik ditingkat nasional.

Didepan Masjid Hagia Shopia, Turki

“Perusahaan kami punya banyak sekali produk-produk yang semuanya produk ramah lingkungan dan mereka mampu memasarkan dengan baik,” ungkap pria yang semasa remajanya penghobi burung Merpati.

Bahkan alumnus SMAN 2 Kota Tegal angkatan 1985/1986 ini banyak sekali menjuarai lomba balap Merpati semasa masih menjadi pelajar sekolah tersebut. Hingga saat lulus SMA dirinya bekerja sebagai pemelihara burung dara di Kota Bandung dengan bayaran Rp150.000,- pada tahun itu.

Tempat ibadah jaman kuno di Turki

Dengan bermodalkan skill dan gaji tersebut, ia dapat menyelesaikan pendidikan S1nya di Kota Bandung.

Seiring perjalanan malang melintang di perusahaan painting akhirnya menempatkan dirinya pada posisi cukup bergengsi di perusahaan yang punya Product Berkualitas dan Berteknologi Tinggi

Sebagaimana diketahui, perusahaan tersebut menghasilkan produk-produk Cat merk Belazo,Envi,Top Seal,dll produk-produk dengan kualitas terbaik dengan mengutamakan formula ramah lingkungan.

Selain dalam kesehariannya bergelut dengan keduniawian, ternyata Yayang bergelut juga dengan pandangan hidup keagamaan. Banyak teman-teman sekolahnya belum mengetahui kalau ternyata lebih dari satu dekade, dirinya telah memeluk Islam dan sudah menunaikan ibadah Umroh

Namun hidup so must go on, bersama istrinya berplesiran bersama rombongan mengunjungi negri mayoritas Muslim Turkiyee.

Beberapa tempat sempat ia kunjungi seperti Masjid Hagia Shopia, Ephesus, makam president pertama Turkiyee Mustafa Kemal Attaturk, Rumah ibadah jaman dulu di Turki. (Anis Yahya)